ANALISIS KETERSEDIAN INFRASTRUKTUR DI PULAU SUMATERA

Taryono Taryono, Hendro Ekwarso

Abstract


Ketersediaan sarana dan prasarana infrastruktur yang baik dapat mendorong
tumbuhnya kegiatan investasi yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu
wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan infrastruktur di Pulau
Sumatera. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan variabel
yang dianalisis meliputi infrastruktur jalan, listrik, telekomunikasi dan air bersih.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata setiap tahunnya panjang jalan
di Pulau Sumatera tumbuh sebesar 3,81%. Selama periode tahun 2008 sampai dengan
tahun 2010 panjang jalan negara bertambah 980 Km, jalan provinsi bertambah
sepanjang 497 Km, jalan kabupaten/kota bertambah sepanjang 9.944 Km. Sehingga
ketersediaan infrastruktur jalan di Pulau Sumatera pada tahun 2010 sepanjang 161.326
Km. Jumlah pelanggan listrik di Pulau Sumatera selama periode 2009-2011 tumbuh
sebesar 19,29% dengan konsumsi listrik meningkat sebesar 333,50 KWH/kapita.
Namun, persebaran listrik antardaerah di Pulau Sumatera masih belum merata, dengan
rasio elektrifikasi menurut wilayah terendah 56,68% dan tertinggi 87,21%. Belum
seluruh wilayah di Pulau Sumatera dapat diakses telpon kabel maupun Handpone.
Pada tahun 2011, baru sebanyak 3.884 desa/kelurahan yang terdapat telpon kabel dan
masih terdapat sekitar 3,71% desa/kelurahan belum dijangkau sinyal HP. Pada
umumnya di wilayah Sumatera (62%) desa menggunakan Pompa Listrik/Tangan/Sumur
sebagai sumber air bersih untuk kebutuhan domestik masyarakat.


Keywords :Infrastruktur, Jalan, Listrik, Air Bersih


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.